Badan yang bertanggung jawab dalam mengatur, mengontrol serta
melakukan standarisasi protokol yang digunakan di Internet, yaitu
Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), Internet Assigned Numbers Authority (IANA), Internet
Engineering Task Force (IETF), dan Internet Research Task Force (IRTF).
Internet Society (ISOC)
Internet Society (ISOC) adalah badan personal yang mendukung,
memfasilitasi, serta mempromosikan pertumbuhan internet. Sebagai
Infrastruktur komunikasi global untuk riset, badan ini juga berurusan
dengan aspek sosial dan politik dari jaringan internet.
Internet Architecture Board (IAB)
Internet Architecture Board (IAB) adalah badan koordinasi dan
penasehat teknis bagi Internet Society (ISOC). Badan ini bertindak
sebagai review teknik dan editorial akhir semua standar internet. Badan
ini memiliki otoritas untuk menerbitkan dokumen standar internet yang
dikenal dengan Request For Comment (RFC). Tugas lain dari badan ini
ialah mengatur angka-angka dan konstanta yang digunakan dalam protokol
internet seperti nomor port, tipe hardware, ARP (Address Resolution
Protocol), dll. Tugas ini dilegalasikan ke lembaga yang disebut IANA
(Internet Assigned Numbers Authority).
Internet Assigned Numbers Authority (IANA)
Internet Assigned Numbers Authority (IANA) adalah unit kerja yang berada di bawah IAB
yang bertugas untuk mengatur masalah IP Address, DNS, dan registrasi protocol dan penomoran
lainnya yang berlaku pada IP. IANA juga mendelegasikan beberapa wewenang ke beberapa unit
kerja yang berada di bawahnya, seperti Internic, ICANN, Apnic, ARIN dan lain-lain.
Internet Engineering Task Force (IETF)
Internet Engineering Task Force (IETF) ialah badan yang berorientasi
untuk membentuk standar Internet. Badan ini dibagi menjadi sembilan
kelompok kerja (misalnya aplikasi, routing dan addressing, keamanan
komputer) dan bertugas menghasilkan standar-standar internet. Untuk
mengarur kerja badan ini, dibentuk badan Internet Engineering Steering
Group (ISEG).
Internet Research Task Force (IRTF)
Internet Research Task Force (IRTF) memiliki orientasi pada riset-riset jangka panjang. Merupakan unit kerja yang berada di bawah IAB yang
bertugas untuk melalukan penelitian-penelitian terhadap protocol internet, aplikasi, arsitektur dan
teknologi internet, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang serta mempromosikan hasil-
hasil penelitian tersebut.
™†¤~ŤĤŐɱǺŚ~¤†™
Kamis, 22 November 2012
Sejarah Perkembangan Internet Dunia
Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen
Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan
untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah
computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan
nama ARPANET.
Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil
dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan
membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan
program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail
ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.
Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai
lambang penting yang menunjukan "at" atau "pada". tahun
1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di
luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua
orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah
gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini
dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika
Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar
Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang
bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom
Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang
diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan
meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil
berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin
banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet
Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan
komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan
komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet
menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada,
maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal
dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan
yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang
tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988,
Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau
Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali
melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini
membentuk sebuah jaringan.
Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim
Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara
satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu.
Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang
saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di
tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet
telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya
virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di
tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape
Navigator 1.0.
Langganan:
Postingan (Atom)